KMP ICARE BRMP SDLP Dampingi Petani Kopi Gisting Tingkatkan Kualitas Lahan
Gisting, Tanggamus, Lampung, 26–27 Agustus 2026 — Klinik Modernisasi Pertanian (KMP) ICARE BRMP SDLP melaksanakan pendampingan kepada petani kopi di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kegiatan yang berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gisting ini menjadi sarana konsultasi dan pembelajaran bagi petani dalam meningkatkan pengelolaan lahan dan tanaman kopi.
Kegiatan dilaksanakan melalui sinergi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus, serta BPP Kecamatan Gisting. Perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus, Sukristiningrum, menyampaikan kondisi umum perkebunan kopi di Kabupaten Tanggamus, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi petani di Kecamatan Gisting. Salah satu permasalahan yang menjadi perhatian adalah penurunan kualitas lahan yang dapat berdampak terhadap produktivitas tanaman kopi.
Ketua Tim Kerja PPL Kabupaten Tanggamus, Eriyanto, mendorong petani untuk memanfaatkan BPP dan penyuluh pertanian sebagai tempat berkonsultasi serta memperoleh informasi mengenai teknologi pertanian maupun program dukungan pemerintah. Kehadiran Tim KMP BRMP SDLP juga mendapat apresiasi karena memberikan pendampingan secara langsung kepada petani untuk mengelola lahannya.
Salah satu kegiatan utama adalah analisis tanah menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK). Tim BRMP SDLP yang didukung BRMP Tanah dan Pupuk mengajarkan petani melakukan pengujian tanah secara mandiri menggunakan sampel yang dibawa dari lahan masing-masing.
Hasil pengujian yang disampaikan Ema Lindawati menunjukkan bahwa secara umum tanah yang diuji berada pada kondisi masam hingga agak masam, dengan kandungan P, K, dan C-organik relatif rendah. Berdasarkan kondisi tersebut, petani diberikan arahan mengenai upaya perbaikan kualitas tanah, antara lain melalui pengelolaan bahan organik dan pemupukan yang sesuai dengan kondisi lahan.
Pendampingan juga mencakup pemanfaatan bahan organik dari lingkungan kebun. Elsanti mengajak petani mempraktikkan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan gulma dan serasah daun kopi. Selanjutnya, Kelompok Wanita Tani (KWT) melakukan pengujian pupuk organik menggunakan Perangkat Uji Pupuk Organik (PUPO). Hasil pengujian menunjukkan pupuk organik yang dibuat sudah baik untuk dimanfaatkan.
Selain pengelolaan tanah dan pupuk, petani juga berkonsultasi mengenai berbagai permasalahan budidaya kopi, seperti pengendalian hama dan penyakit, peremajaan tanaman, serta peluang memperoleh dukunganh program pemerintah.
Ketua Tim Kerja Pendayagunaan Hasil BRMP SDLP, Maulia Aries Susanti, menyampaikan bahwa KMP merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan teknologi dan informasi pertanian kepada petani. Melalui pendampingan langsung, petani diharapkan semakin mampu mengenali kondisi lahannya, menentukan kebutuhan pengelolaan secara tepat, dan menerapkan teknologi sederhana secara mandiri.
Kegiatan KMP ICARE di Kecamatan Gisting menjadi bagian dari upaya BRMP SDLP memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan penyuluh dalam mendukung peningkatan kualitas lahan serta keberlanjutan usaha tani kopi di Kabupaten Tanggamus.